BRMP Sayuran Gelar Pelatihan Produksi Benih Bawang Putih untuk Dongkrak Swasembada Nasional
Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) menyelenggarakan Pelatihan Produksi Benih Bawang Putih pada 11–12 Juni 2025 secara hybrid (luring dan daring). Kegiatan ini diikuti oleh 250 peserta, termasuk petani, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan sektor pertanian.
Kepala BRMP Sayuran, Noor Roufiq Ahmadi, dalam sambutannya menyoroti urgensi peningkatan produksi bawang putih nasional. "Kebutuhan bawang putih Indonesia mencapai 6.000 ton per tahun, sementara produksi dalam negeri masih belum mencukupi. Ini adalah tantangan besar, tetapi juga peluang untuk mencapai swasembada," tegasnya.
Noor Roufiq menekankan bahwa kunci keberhasilan terletak pada ketersediaan benih bersertifikat dan bermutu tinggi. "Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha dalam memproduksi benih berkualitas. Dengan pengetahuan yang diperoleh, diharapkan mereka dapat berkontribusi pada kemandirian bawang putih nasional," tambahnya.
Pelatihan menghadirkan pakar dari BRMP Sayuran dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan materi mencakup:
• Varietas Unggul Bawang Putih
• Teknik Produksi Benih Berkualitas
• Pengendalian Hama dan Penyakit
• Inovasi Pascapanen
• Proses Sertifikasi Benih
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas bawang putih lokal, mengurangi ketergantungan impor, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.